Mahasiswa dan Dosen Unsika Jalani Program Internasional di Wuhan untuk Tingkatkan Kompetensi Global

Mahasiswa dan Dosen Unsika Jalani Program Internasional di Wuhan untuk Tingkatkan Kompetensi Global

Mahasiswa dan Dosen Unsika Jalani Program Internasional di Wuhan untuk Tingkatkan Kompetensi Global

Minggu, 12 April 2026

WUHAN — Sebanyak 7 mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Singaperbangsa Karawang menjadi perwakilan dalam mengikuti program internasional student exchange lewat International Relations Office of Unsika di Wuhan Vocational College of Software and Engineering, Tiongkok, selama tiga bulan. Program ini menjadi salah satu langkah strategis kampus dalam memperluas wawasan global serta meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi industri teknologi modern.

No Nama Mahasiswa NPM Program Studi
1 Haniyyah Azhar 2310631140143 Teknik Industri
2 Shekhar Febriana 2310631160084 Teknik Elektro
3 Rajendra Abid Anggoro Sakti 2310631150074 Teknik Mesin
4 Sahrul Mubarok 2310631160082 Teknik Elektro
5 Dwi Nova Catharina Ramadhani Nainggolan 2310631140138 Teknik Industri
6 Wahyu Zainnanda 2310631150037 Teknik Mesin
7 Muhammad Rifki Abdul Jabbar 2210631150089 Teknik Mesin
Tabel daftar mahasiswa Fakultas Teknik Unsika yang mengikuti program student exchange IRO 2026

Kegiatan ini diselenggarakan melalui kerja sama dengan IROOTECH yang berperan sebagai mitra pendukung. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pengalaman belajar yang menggabungkan teori dan praktik di bidang kecerdasan buatan (AI), PLC, dan teknologi jaringan. Program ini setara dengan satu semester melalui skema konversi mata kuliah. Dengan demikian, mahasiswa tetap dapat melanjutkan studi tanpa hambatan sekaligus memperoleh pengalaman belajar di tingkat internasional.

Dok. Tim Internasional Relations Office of Unsika

Selama berada di Wuhan, mahasiswa mendalami berbagai materi terkait teknologi mutakhir, seperti artificial intelligence, robotika, dan sistem industri modern. Pembelajaran ini berfokus pada peningkatan pemahaman konsep sekaligus keterampilan praktis, termasuk pengembangan inovasi berbasis teknologi industri 4.0.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, para peserta juga terlibat dalam berbagai aktivitas non-akademik yang bertujuan menjaga keseimbangan antara kemampuan intelektual dengan kesehatan fisik selama mengikuti program.

Para peserta mendapatkan pengalaman di lingkup internasional yang sangat berharga. Mereka dilatih untuk meningkatkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, dan adaptasi di lingkungan multikultural. Program ini juga dilengkapi dengan pembelajaran bahasa dan budaya Tiongkok serta kesempatan untuk mengenal lebih dekat kota Wuhan.

"Selama student exchange di China ini, seru sekali! Banyak sistem belajar yang langsung praktik dengan alat-alat canggih dan dibantu oleh para expert di bidangnya. Selain itu, kami juga belajar bahasa Mandarin karena bisa dipakai untuk komunikasi sehari-hari selama di sana. Pesan dari saya, jangan takut untuk mencoba hal baru dan keluar dari zona nyaman. Karena masih banyak pengalaman dan ilmu yang bisa didapat. Manfaatkan sebaik mungkin dan siapkan diri untuk belajar budaya yang lebih disiplin nantinya."

— Dwi Nova Catharina Ramadhani Nainggolan, Mahasiswa Teknik Industri peserta student exchange IRO 2026

Melalui kegiatan ini, Unsika terus memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi global yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja di era digital.